Secara harfiah Dajjal merupakan pembohong besar, bermata satu, mendatangkan fitnah di dunia. Menimbulkan kekacauan dimuka bumi disetiap waktu, kedatangannya akan berawal di negara Timur Tengah, sekitar Khurasan negara saat ini Persia atau Iran. Jarak Khurasan ke Indonesia sangat jauh, Timur Tengah dengan Asia Tenggara jika ditempuh dengan jalur udara tanpa transit sekitar 6.500 KM jarak tempuh. Jika Dajjal menempuh jalur udara maka harus menggunakan Pesawat Produksi Eropa tepatnya di Prancis yang mampu terbang hingga belasan Kilometer dengan tipe Airbus ULR (Ultra Long Range)
Lantas kenapa
Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) tidak bisa dimasuki Dajjal?
MBG Merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, duet penggagas program ini menjadikan Program yang sangat disambut baik disetiap kalangan di pelosok negeri, mulai dari penyedia/ pengusaha dapurnya hingga kepada penerima; anak sekolah, balita, ibu hamil/ menyusui.
Program yang memasuki tahun kedua di 2026 ini telah dianggarkan 268 Triliun. Sedangkan tahun sebelumnya hanya dianggarkan 70-an Triliun, mengalami peningkatan, secara garis lurus maka keberadaan dapur di SPPG seluruh negeri pasti bertambah dan penerima manfaatnya juga akan bertambah.
Keberadaan dapur MBG disetiap SPPG merupakan manfaat bagi setiap Masyarakat yang merasakan manfaatnya, sementara yang belum tersentuh akan menjadi perhatian untuk juga mendapatkan manfaat biar merata untuk seluruh anak bangsa, baik sebagai pengguna maupun penyedia.
Jika Dajjal
mau datang, maka sudah pasti sangat menempuh jarak jauh dan lelah, apalagi jam
libur sekolah dan di idapur akan bertuliskan “Selain Yang Berkepentingan
Dilarang Masuk !”, maka Ia akan berfikir untuk apa masuk jika kepentingannya
bukan untuk memenuhi gizi?


CONVERSATION