image1 image2 image3

HELLO I'M. ADRIYUS|WELCOME TO MY PERSONAL WEB|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|KONSULTAN PENGEMBANGAN DESA

Terimakasih Kecewa

Kau adalah anugerah yang datang menghapiri kala harapan tak sesuai keinginan, dengan membawa angin segar yang hampa dipermukaan. Semula acuh terhadap apa yang semestinya menjadi kewajiban sebagai manusia, kau datang bagaikan panggilan kedua dari panggilan kewajiban itu.
Marilah datang kecewa, hampiri senantiasa agar panggilan itu tak lagi acuh belaka, melainkan hal yang ditunggu-tunggu untuk mengadu. Tempat memanggil itu tak lagi tempat gang berlalu-lalang melainkan tempat yang nyaman untuk bertenang.
Sesuatu dan seseorang yang telah menciptakan kekecewaan, terimakasih. Berkat kecewa durasi tengadah tangan semakin bertambah dan berkurangnya berkeluh kesah. Ruang luas ini menjadi lampiasan kecewa, telapak kaki yang kokoh ini menjadi roda dan pundak yang gagah ini menjadi penopang.
Kecewa, jangan menggertak seolah akan menghentikan langkah ini, jangan menguji nyali yang sudah banyak berdinamika ini, jangan mengukur tetesan air mata kesedihan, karena kesemuanya itulah kekuatan yang sudah didaur ulang.
Mari kita syukuri kekecewaan ini, karena itu adalah fosil jutaan tahun yang bisa dijadikan energi terbarukan untuk menanjak puncak.
Jarak adalah ukuran nominal yang dapat dihitung dengan menggunakan bilangan, jangan hiraukan. Selagi tujuan mati hanyalah kepada yang menghidupkan maka jarak itu dekat antara hidup dan mati. Bepergian untuk mendapatkan, kembali untuk menerapkan adalah bonus dari ruangan yang menjadi lampiasan kekecewaan.
Berikan lebih banyak lagi kecewa, agar bisa belajar menjadi lebih baik adalah manfaat dari kekecewaan yang pernah dialami, serta durasi tengadah tangan dan sujudlah yang akan memperkokohnya.

Share this:

CONVERSATION