Fenomena “bersih-bersih” hidangan ompreng mulai dimainkan oleh Lembaga vertikal negara, melalui Jaksa Agung menahan pimpinan tinggi BGN untuk dimintai pertanggungjawaban atas dugaan korupsi yang dilakukan dalam mengelola uang negara yang sangat besar digelontorkan mencapai anggaran Rp. 15.000/ porsi, kalikan saja berapa ompreng yang diberikan kepada sasaran pemanfaat program.
Ditahannya 3 pimpinan tinggi BGN oleh Presiden Prabowo merupakan tamparan keras untuk program ini harus dievaluasi dengan baik, walau presiden merasa kecewa karena yang dicopot adalah orang kesayangnnya. Pertanyaan mendasar dalam kasus ini, apakah program MBG akan dievaluasi menyeluruh? Mulai dari pengadaan yang akan datang bahkan penganggaran yang akan datang?
Dapur MBG terancam tidak lagi asapnya mengepul, setidaknya
riak-riak dipermukaan yang mengkritik akan tersenyum lebar mendengarkan berita
ini, sudah diduga ada permainan. Sebagai anak bangsa memandang program mulia
ini, harus dibenahi dari atas hingga bawah, jangan ada lagi “Dadang-Dadang” junior
didapur yang mengancam asap dapur untuk mengepul.


CONVERSATION