Diakhir pekan ini seharusnya es krim
masih dalam kemasan segarnya untuk dikonsumsi, namun harus menunggu lama dengan
kabar angin yang beterbangan kesana kemari, melelehkan cairannya dengan hati
yang sudah terasa keras karena menunggu yang tak kunjung temu.
Sebelum hari ini berlalu, hitungan
pemenang telah ditentukan. Sungguh pemandangan alami yang secara khusus senyum
diberi dan beberapa lambaian menghiasi, langkah terasa ringan sepanjang jalan
terkesan senyum yang diberikan. Jarak terasa dekat, waktu terasa singkat ingin
rasanya ini hal yang sepanjang masa.
Bergegasnya langkah untuk segera
hanya memberi isyarat dari kejauhan adalah energi baru dalam jalan ini, “Smiling
Women” adalah namamu, bahkan sering terlupa nama asli.
Tegur sapa itu berujung dari bualan
di sepanjang jalan dengan tentengan air minum, mengutarakan senang dan beberapa
rencana singkat kedepan, ekspektasi mulai naik namun tetap memperkokoh pijakan
agar tidak terbang dalam hayalan, saat itu.
Celah pandangan itu dari sudut tak
tertebak, begitu penuh rahasia dan indah betapa tidak dari kesibukan
mendengarkan, menulis dan membicarakan sayup-sayup dari kejauahan ada isyarat
yang sudah disepakati untuk diketahui, pesan singkat menyusul untuk mempertegas
isyarat yang diberikan. “stealing eyes” dari sudut dedaunan, papan tulis,
dinding dan tiang kelas selalu ada.
Ekspektasipun mulai meningkat lupa
yang semula harus memperkokoh pijakan agar tidak terbuai oleh angan, belum lama
lepas landas dari ketinggian ini sudah terasa gamang dan sunyi yang hanya
inginkan bertemu jua dalam ekspektasi yang sama tingginya.
Durasi pesan pun sudah tidak
seimbang, banyak-sedikit, ahh.. sudahlah begini memang sudah realita, jalan mau
dihentikan atau mau istirahat sejenak, ada pepohonan rindang untuk sejenak
beteduh dan segeralah lanjutkan jalan ini, karena masih panjang dan segera
pulang dari kepergian.
Akhirnya waktu menjawab, isyarat
sayup tak tampak lagi mungkin ketinggian ini menghilangkan grafitasi semakin
membekukan hati dan mencairkan es krim.
Tingkat tinggi ekspektasi ini, hanya
dalam bentuk ukiran semata yang tidak semua orang mengerti. Yang jangan lupa
adalah menundukkan pandangan agar tidak berharap pada ketinggian, karena suatu
saat nanti tidak ada yang mengimbangi ini maka akan tau cara untuk turun
dipermukaan.
Tetaplah berposisi tunduk saat
menaikkan ekspektasi karena langit tidak ada batasan bahkan hambatan, yang
perlu dilakukan adalah sadar dari mana asal dan akan segera kembali, karena
harapan tetaplah harap yang hanya diperindah oleh imbuhan.

CONVERSATION