Negeri seribu kubah
mengeluhkan defisit anggaran, hingga gaji beberapa perangkat pemerintahan
tersendat, dengan ditandainya kosong gedung berkubah tinggi dari pejabat
penyelenggara pemerintahan disentral kota Kabupaten hilirnya sungai Rokan ini.
Ada istilah, bayar upah
sebelum peluh kering dibadan. Ini bukan lagi peluh yang kering dibadan, darah
pun sudah kering kerontang jika tiga bulan belum gajian.
Headline surat kabar
memaparkan kekurangan anggaran daerah yang berjuluk negeri seribu kubah ini
menelan mentimun busuk. Mau marah takut kelaparan, mau makan rasanya tidak
sedap. Ini disebabkan pencairan anggaran yang belum bisa dilakukan karena
beberapa persoalan daerah.
Sebagai masyarakat awam
memandang fenomena ini saya merasa tidak setuju dengan keterlambatan
pembayaran, ada istilah bayar upah sebelum keringat bekerja kering. Namun
apakah pemerintah sudah bekerja berpeluh untuk masyarakat atau belum?
Jangan-jangan pepatah ini memang secara alamiah adanya, tidak bekerja tidak
cair anggaran.

CONVERSATION