image1 image2 image3

HELLO I'M. ADRIYUS|WELCOME TO MY PERSONAL WEB|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|KONSULTAN PENGEMBANGAN DESA

Perempuanku, dimataku dan dihatiku..



Pemula dari tiap kata dalam tulisan ini gampang saja siapa dia, bagaimana dia dipandangan dan apa perasaan ini terhadapnya, namun tidak semua rumus sesederhana itu saja sama halnya dengan tidak setiap rumusan matematika bisa disederhanakan menjadi rumus “sapujagat”..
Serta tidak semudah rumusan masalah yang akan terjawab dengan teori seperti halnya dalam karya-karya ilmiah..
Juga tak semudah lembutnya lidah berkata mengumbar-umbar pujian dihadapan perempuan yang membuat kemerahan berona diwajahnya dan menjadi tersipu malu..
Ketika seorang telah memberikan perhatian dan kemauan kita serta menceritakan semua baik dari hal kecil sampai besarnya dari hal yang tidak ingin kita dengarkan bahkan muak sampai kepada cita-cita dan harapanya kedepan tak luput satu kekurangan pun dalam perencanaanya “nanti kalau sudah bersama..”
Kesederhanaan, ketangguhan, kesiapan menghadapi hidup melebihi usia yang tua darinya, begitu juga perjalanan sudah melampaui jalannya menapaki hidup, air matanya mengalir deras menatap masa lalunya, namun itu semua tertutup oleh setiap senyum tulus yang berasal dari bibirnya..
Begitu susah, ya begitulah susah dan senang yang akan diperoleh nantinya setelah melaluinya karena ini adalah bagian dari perjalan hidupku yang mesti dilalui bukan persoalan susah atau senangnya.. Karena ini adalah pengorbanan dan perjuangan sama halnya dengan perjuangan hidup kebanyakan, dia begitu menginspirasi.
Jadi, tidak perlu dikatakan siapa dia, karena dia pasti ada..
Tidak perlu dilihatkan, karena dia selalu terlihat..
Dan tidak perlu disampaikan rasa,karena selalu terasa dihati..
Aku begitu malu, sangat malu mengakuinya. Karena aku hanya memilikinya baru sebatas hubungan teman spesial, belum hubungan seumur hidup..

Share this:

CONVERSATION