image1 image2 image3

HELLO I'M. ADRIYUS|WELCOME TO MY PERSONAL WEB|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|KONSULTAN PENGEMBANGAN DESA


Studi Keluar Negeri
8 Desember 2014 bertepatan di aula rektorat Unri diadakanya sebuah seminar dan sosialisasi perguruan tinggi luar negeri oleh salah satu Institusi luar negeri yang bekerjasama dengan KUI(Kantor Urusan Internasional) Universitas Riau, mengajak seorang teman yang masih sibuk mengurusi perkuliahan dan persyaratan ujian skripsi bersama-sama Rio Pinda S, yang semula saya di informasikan oleh pacar, Tiara Syauqi yang memberikan info dan daftarkan via online sebelumnya.
Dari kampus Fisip kami pun menuju lantai IV Rektorat, dengan disiplin datang pada pukul 9 pagi(sesuai dengan info) dan ternyata di undur selama 1 jam lebih, akhirnya kami menunggu dan mengurusi beberapa hal sekedar bertanya-tanya mumpung masih di rekotrat katanya.
Akhirnya acara yang ditunggu dimulai dan pembagaian snack pun didapatkan sebagai latar belakang utama mau menghadiri acara tersebut. Bla bla bla penyampaian pemateri dari luar kota tersebut sangat bagus intinya ada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan(LPDP) yang dikelola oleh 3 Kementerian (Kemenkeu, Kemendik Dan Kemenag) namun yang lebih dominan adalah kementerian keuangan karena ada anggaran tersendri yang khusus di hibahkan kedalam bantuan pendidikan tersebut untuk bersekolah keluar negeri. Khususnya Negara Australia yang menjadi fokus sosialisasi dari pemateri tersebut, sepanjang materi disampaikan pun kami “berseminar” berdua dibelakang.
Bermodalkan semester yang jumlahnya belasan dan Toefl belum lulus, bak opera dadakan yang ada di dalam ruangan tersebut, penonton dan pelakonnya ya kami berdua saja. Sembari berbisik-bisik “gayaaa mau kuliah di luar negeri, toefl aja belum lulus” hahaha..
Apa lagi ada istilah “fresh graduated” ntah iya begitu tulisannya ntah tidak yang jelas lulusan terbaik dengan IPK 3,5 sekian-sekian dan kemampuan plus-plus lainnya.haha makin gigit jari lah awak, sembari berlakon opera tersebut kami pun menganggapnya angin lalu, tapi minimal ada pengalaman dan dapat selembaran info kampus dan lembaga tersebut, kita patah semangat? Oh nooo.. nasib siapa yang bisa jamin, mana tau mana tau kan?
Makanya saya terniat menuliskan ini, untuk mengenang perjuangan bersama sahabat saya Rio Pinda yang bermarga Saragi tersebut, mudah-mudahan menjadi bahan bacaan di kemudian hari..

Share this:

CONVERSATION